Petronella: Awal Sejarah Rumah Sakit Bethesda Yogyakarta
Rumah Sakit Bethesda didirikan oleh dr. J.G. Scheurer pada tahun 1899.
Awalnya, rumah sakit ini bernama Zendingsziekenhuis “Petronella”, diambil dari nama istri seorang pensiunan pendeta yang memberikan bantuan dana dalam pendirian rumah sakit ini. Nama “Petronella” sendiri menjadi simbol kasih dan pelayanan tanpa pamrih yang menjadi dasar semangat Bethesda hingga kini.
“Dokter Pitulungan” dari Yogyakarta
Masyarakat Yogyakarta waktu itu mengenal dr. Scheurer sebagai “Dokter Pitulungan” dokter yang menolong siapa saja tanpa pandang bulu.
Gedung Petronella bukan hanya klinik, tapi tempat harapan bertumbuh dan kasih diwujudkan dalam tindakan nyata.
Pelayanan dilakukan di rumah kayu sederhana yang sekaligus menjadi tempat tinggal sang dokter. Namun, dampaknya melampaui zaman.
Gedung Petronella menjadi cikal bakal berdirinya RS Bethesda, bahkan sebelum kawasan Kota Baru Yogyakarta terbentuk.
Kini, RS Bethesda dikenal sebagai rumah sakit tertua di Yogyakarta yang masih berdiri dan terus berkembang, menghidupi semangat pelayanan inklusif dan berbelas kasih seperti yang diteladankan dari Petronella.
126 Tahun Melayani Sepenuh Hati
Mari kita hayati kembali sejarah dan nilai-nilai luhur yang menjadi fondasi Rumah Sakit Bethesda.
Semangat melayani sepenuh hati, seperti yang diwariskan sejak Gedung Petronella, menjadi roh pelayanan kita hingga hari ini.
Karena Bethesda tidak hanya dibangun dari batu bata, tapi dari kasih, doa, dan dedikasi lebih dari satu abad.
Salam SalsaBejo









